Business Continuity Management


Perkembangan era globalisasi,  kemajuan teknologi informasi,  meningkatnya kompetisi dunia usaha dan tingkat ketergantungan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain dalam menjalankan bisnisnya, mengakibatkan tuntutan stakeholder (customer, shareholder dll) kepada kelangsungan usaha (continuity) dari  perusahaan makin meningkat.

Salah satu faktor signifikan penyebab gangguan kelangsungan usaha adalah gangguan operasi bisnis (business operation). Gangguan operasional  bisa diakibat oleh krisis atau bencana seperti kebakaran, banjir , huru-hara dsb nya.

Datangnya krisis atau bencana tidak dapat diduga atau ditolak, namun anda dapat melakukan ANTISIPASI untuk menghadapinya dengan membuat perencanaan kelangsungan usaha (BCP = Business Continuity Plan). Sehingga apabila hal itu terjadi, tim anda tahu dengan pasti apa yang harus dilakukan agar kegiatan usaha dapat dipulihkan kembali dalam tenggang waktu yang telah ditetapkan.

Anda tidak perlu panik apabila anda belum sempat memikirkan hal ini. Untuk melayani kebutuhan tersebut, kami bekerja-sama dengan BPM Solution mengadakan lokakarya manajemen kelangsungan usaha atau dikenal sebagai Business Continuity Management (BCM) selama tiga hari, sehingga memungkinkan peserta pelatihan untuk:

  • Membuat perencanaan proyek untuk memulai BCP (Business Continuity Plan) dan apa saja yang tercakup dalam BCM (Business Continuity Management)
    • Mengidentifikasi resiko-resiko yang perlu diantisipasi guna menjaga kelangsungan usaha
    • Mengidentifikasi ‘critical business function’ (fungsi  kritikal) perusahaan yang perlu segera dilakukan pemulihan, cara  menentukan waktu pemulihan yang dibutuhkan oleh fungsi-fungsi kritikal  tersebut dan  cara menentukan kebutuhan minimum sumberdaya manusia dan sarana yang diperlukan untuk memulihkan fungsi-fungsi kritikal tersebut
    • Merencanakan strategi pemulihan (‘Recovery Strategy’) agar pelayanan kepada pelanggan atau pihak ketiga dapat segera dipulihkan dan memahami keterkaitan BCP dengan DRP (Disaster Recovery Plan) yang dibuat oleh Tim Teknologi InformasiMembuat manual rencana kelangsungan usaha (Business Continuity Plan)
    • Menyusun organisasi tim penanganan kelangsungan usaha.
    • Menyusun dan melakukan sosialisi dan pelatihan atas prosedur kelangsungan usaha.
    • Menyusun dan melakukan pengujian atas rencana kelangsungan usaha.
    • Menyusun dan membangun manajemen krisis (Crisis Management) dan komunikasi krisis (Crisis Communication)  untuk :
    • Memastikan organisasi siap melakukan  komunikasi yang efektif dalam situasi krisis kepada pihak internal dan eksternal.
    • Memahami pendekatan komunikasi yang efektif dalam rangka menjaga reputasi perusahaan pada saat krisis.
    • Memahami bagaimana mengelola ‘social media’ pada saat krisis.
    • Memahami  karakteristik daripada media.

Silahkan anda Klik Tab “Event/Workshop” untuk mendapatkan keterangan lebih rinci mengenai lokakarya/workshop ini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s