Workshop Publik: Perencanaan Kinerja dan Evaluasi

Workshop ini diselenggarakan oleh TEMPO

Tempo 22 Maret 2014

Tempo 22 Maret 2014

Workshop: Perencanaan Kinerja dan Evaluasi

Workshop: Perencanaan Kinerja dan Evaluasi

 

Workshop: Perencanaan Kinerja dan Evaluasi

Workshop: Perencanaan Kinerja dan Evaluasi

 

Posted in Management Improvement, Seminar/Workshop | Tagged | Leave a comment

Workshop: Consultative Value Selling

145-4515_IMGCrop

Image | Posted on by | Leave a comment

Professional Sales Gathering

Tidak dapat dipungkiri, bahwa Prospecting yang efektif merupakan awal dari keberhasil-an Salespeople, namun kadang seorang Sales mengalami kebuntuan, kehabisan ide, atau kehilangan kreativitas dalam rutinitas kegiatan yang satu ini, dan tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas-nya.

Bila itu masih terjadi pada Anda, mari kita berkumpul, berbagi pengalaman dan ide, sambil melakukan prospecting terhadap sesama peserta.

Tempat
Internet Plaza (IAC) INDONESIA – KOREA
Gedung Pos Ibukota
Jl. Lapangan Banteng No. 2 Lantai 2
Jakarta – Pusat

Tanggal
11 Desember 2013

Waktu
09:00 – 14:00 WIB

Pemandu acara
Ir. Virja Dharma Gita

Kontribusi peserta

Khusus anggota milis/komunitas: Praktisi Bisnis Indonesia, KarirPD, ISMF, TDA, AMA-DKI, dan InclusiveHRIndonesia Rp. 150,000 (Seratus lima puluh ribu rupiah) per orang.

Peserta umum: Rp. 200,000 (Dua ratus ribu rupiah) per orang.

Termasuk bahan diskusi dan makan siang

BONUS: eBook “SOCIAL PROSPECTING” untuk 10 orang pendaftar pertama.

Pendaftaran
Lengkapi dan kirimkan form pendaftaran dibawah ini ke daftar.sg@targetsalesacademy.com dengan melampirkan bukti transfer pembayaran.

Pembayaran melalui transfer ke Bank Mandiri, Rekening: 122-00-0216630-7 atas nama Virja Dharma Gita

Berhubung tempat sangat terbatas, kami hanya dapat melayani 50 orang pendaftar pertama.

Form Pendaftaran
_____________________________________________________________________________________
Nama Lengkap :
Email:
HP:
Perusahaan:
Alamat:
Kontak Person:
_____________________________________________________________________________________

Posted in Prospecting, Sales Article, Seminar/Workshop | Tagged , | 1 Comment

Serial Strategi Penjualan – Langkah 3: Bantu Prospek Menyadari Masalahnya

Orang baru akan rela menginvestasikan uangnya untuk membeli satu solusi, bila menyadari bahwa ada masalah yang menganggu dan perlu segera diselesaikan. Jadi, usaha Anda untuk menjual produk/jasa akan lebih mudah, bila telah berhasil membantu prospek menyadari hal tersebut, dan produk/jasa yang Anda jual adalah solusi tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Dalam proses analisa pesaing anda telah belajar untuk mengenali area kekuatan Anda, dimana pada area tersebut ada kebutuhan prospek, dan pesaing Anda lemah. Area ini disebut unique selling points (USP) dan distinctive sellling points (DSP).

Simak selengkapnya di sini

Posted in Sales Article, Sales Strategy | Tagged , | Leave a comment

Mendulang Keuntungan Dari Bisnis Properti

Pada tahun 2007 harga kaveling di “Taman Permata Buana” Rp. 4.000.000 (empat juta rupiah) per m2, ini adalah harga resmi dari Kantor Pemasaran.

Karena tingginya permintaan, dan terbatasnya persediaan, setiap tahun harga kaveling di sini mengalami kenaikan pesat. Sekarang harga resmi sudah mencapai Rp. 30.800.000 (tiga puluh juta delapan ratus ribu rupiah) per m2.

Tentu saja semua pemilik property di Taman Permata Buana mengalami keuntungan besar. Dalam waktu enam tahun harganya sudah naik menjadi 7.7 kali lipat. Dan sekarang semua kaveling sudah terjual habis.

Silakan simak artikel lengkapnya di sini.

Posted in Tanah dijual | Tagged , | Leave a comment

CSR Program: Sales Coaching and Mentoring

Sebagai bagian dari program CSR (Community Sales Responsibility) dan menanggapi banyaknya permintaan dari pembaca buku saya yang berjudul “SOLUTION SELLING: Dari Rindu Order ke Banjir Order“, saya akan memberikan “Sales Coaching and Mentoring” melalui SKYPE atau Yahoo Messenger pada tanggal 1-2 Agustus 2013, BEBAS BIAYA, GRATIS.

Program ini utamanya ditujukan kepada para pembaca buku tersebut diatas dimanapun berada, namun terbuka juga untuk peminat yang belum membaca buku tersebut. Ini adalah program percobaan dan baru pertama kali saya jalankan, dan akan saya lanjutkan bila bermanfaat bagi peserta, tentunya dengan perbaikan berdasarkan masukan dari peserta. Untuk menjaga kualitas, pada bathc pertama ini jumlah peserta akan saya batasi hanya 5 orang/hari, berdasarkan first come first serve.

Dalam program ini peserta boleh mendiskusikan isi buku tersebut diatas, atau kasus Sales nyata yang dialami peserta di pekerjaannya sehari-hari. Untuk menjaga kerahasiaan bisnis peserta, peserta akan dilayani satu persatu, tidak bersamaan dengan peserta yang lain dalam waktu yang bersamaan.

Silakan daftarkan tim atau diri anda secepatnya ke virja.dg@targetsalesacademy.com. Saya akan memberikan jadwal untuk Anda, bila masih tersedia.

Salam fantastis,

Virja DG

Posted in Personal Development article, Sales Strategy, Seminar/Workshop | Leave a comment

Menangkal dan Menanggapi Keberatan

Ada beberapa faktor utama yang membuat Jurujual (Salesperson) frustasi dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, salah satunya adalah menghadapi KEBERATAN (objection) dari prospek, karena sebagian besar Salesperson sama sekali tidak terlatih untuk menanggapinya, apalagi menangkalnya

Padahal objection dapat diantisipasi, karena itu relatif mudah untuk memikirkan bagaimana MENANGKAL munculnya objection tersebut. Dan, bila sudah berhasil ditangkal dengan baik, maka tidak perlu memikirkan bagaimana harus menanggapinya, karena objection tersebut tidak akan muncul.

Tetapi untuk objection yang sudah terlanjur muncul, karena belum sempat ditangkal, maka kita harus bisa menganggapinya dengan baik agar prospek tetap percaya kepada Salesperson.

Berikut ini saya uraikan satu dari sepuluh cara MENANGKAL dan MENGANGGAPI keberatan (objection)

Keberatan (objection) spesifik akan muncul bila prospek kehilangan kepercayaan dalam satu aspek tertentu, salah satunya (dan paling utama) bila prospek tidak percaya bahwa dia memiliki kebutuhan. Selama prospek tidak percaya bahwa dia memiliki kebutuhan, maka Salesperson tidak dapat menjual apapun.

Kebutuhan adalah celah (gap) antara keadaan prospek saat ini dengan keadaan yang diinginkannya, atau antara masalah dengan solusinya. Karena itu, strategi pamungkas dalam hal ini adalah membangun kebutuhan tersebut.

Seringkali “kebutuhan” yang perlu dibangun bukan untuk produk yang akan Anda jual, tapi untuk kemampuan unik dan berbeda dari produk yang akan Anda tawarkan kepada prospek. Pada sebagian besar kasus, mereka tidak menyadari kebutuhan ini, atau mereka tidak tahu ada solusi untuk kebutuhannya ini.

Dimana Anda dapat menemukan “kebutuhan tersembunyi” ini? Salah satunya, dari analisa pesaing, contoh:

Dari informasi “Analisa Pesaing” Anda tahu bahwa prospek yang sedang Anda dekati menjalankan bisnisnya 7×24 jam. Dan, supplier mereka sekarang (pesaing Anda) tidak melayani dukungan 7×24 jam, sedangkan perusahaan Anda menyediakan layanan/ dukungan 7×24 jam. Anda bisa gunakan informasi ini untuk “membangun kebutuhan” layanan 7×24 jam pada prospek. Diskusikan berapa besar potensi kerugian yang akan terjadi, bila prospek tersebut mendapat masalah diluar jam layanan suppliernya yang sekarang. Anda perlu membuat prospek sadar akan hal ini sebelum dia mau mengganti suppliernya yang sekarang dengan perusahaan Anda.

Secara umum, untuk dapat membangun kebutuhan pada prospek, kenali dulu USP (Unique Selling Point) dan DSP (Distinctive Selling Point) dari perusahaan Anda.

USP adalah fitur yang hanya ada pada produk/jasa yang anda tawarkan, tidak ada pada pesaing Anda. DSP adalah fitur yang berbeda dengan fitur sejenis yang dimiliki oleh pesaing Anda. Gunakan ini untuk membuka pembicaraan, dan jadikan sebagai fokus diskusi sepanjang pembicaraan dengan prospek.

Buatlah prospek Anda sadar, berapa besar potensi kerugian yang akan terjadi bila tidak menggunakan USP/DSP yang Anda miliki sebagai solusi atas masalah mereka, dan apa manfaat yang akan didapat oleh prospek, bila menggunakan USP/DSP Anda.

Selanjutnya, usahakan agar prospek menggunakan USP/DSP Anda sebagai kriteria minimum untuk solusi yang akan dibelinya. Bila dapat Anda lakukan, maka posisi Anda aman, karena tidak ada perusahaan lain yang dapat memenuhi kriteria tersebut, selain perusahaan Anda.

Tidak ada KEBUTUHAN hanya merupakan satu dari sepuluh objection yang paling sering dijumpai Salesperson, sembilan objection yang lainnya adalah:

  1. Tanggung-jawab
  2. Kewenangan
  3. Merasa tidak nyaman/aman
  4. Prioritas kebutuhan
  5. Tipe solusi
  6. Kapabilitas dan Kredibilitas
  7. Solusi terbaik
  8. Pengembalian investasi (Return on Investment = ROI)
  9. Kemungkinan keberhasilan

Bila Anda sangat memerlukan cara menangkal dan menganggapi ke sembilan objection tersebut diatas, silakan kirim email permintaan Anda ke cs@targetsalesacademy.com

Salam fantastis,

Virja DG

Posted in Handling Concern and Objection, Sales Article, Sales Strategy, Seminar/Workshop | Tagged | Leave a comment